Jumat, 19 Oktober 2012

Jenis Pelapis Tahan Karat (Coating)

Pelapis material baja ringan sering disebut coating, selanjutnya kita sebut coating saja.
Gambar jenis coating yang ada di pasaran

Seperti disebutkan di dalam posting sebelumnya, coating yang digunakan untuk melindungi baja adalah yang lebih elektronegatif daripada bajanya, contohnya unsur Seng (Zn), Alumunium (Al), Magnesium (Mg).
Maka coating yang beredar di dunia umumnya mempunyai unsur-unsur tersebut..

Coating ini di antaranya adalah:


1. Galvanize (Zn)

Galvanize adalah coating yang sekitar 99% unsur coatingnya adalah Seng (Zn). Untuk itu ada yang mengatakan coating ini sebagai BJLS atau Baja Lapis Seng.

2. Galvan (Zn+ 5%Al)

Coating ini adalah coating yang dominasinya adalah Seng (Zn) dan ditambahnkan alumunium sebanyak 5%

3. Galvalume, Zincalume, Alumunium-Zinc Alloy Coating (45% Zn + 55%Al)

Coating ini menggunakan paduan Seng sebanya 45% dan Alumunium sebanyak 55% atau Alumuniumnya lebih banyak daripada Sengnya.

4. Zinc+ Alumunium+ Magnesium

Coating ini adalah coating yang terakhir dikembangkan oleh Jepang dengan adanya tambahan unsur Magnesium. Unsur Magnesium yang ditambahkan berbeda kadarnya sesuai dengan perusahaan pengembangnya. Sebagai contoh:
- Zinc+ Alumunium (6%)+ Magnesium (3%)  - ZAM - yang dikembangkan Nisshin Steel Jepang
(http://www.nisshin-steel.co.jp/nisshin-steel/english/product/ecatalog/pdf/R15-10.pdf)
- Zinc+ Alumunium (11%)+ Magnesium (6%) - SuperDyma - yang dikembangkan oleh Nippon Steel Jepang 
(http://www.nsc.co.jp/en/product/sheet/pdf/JC328.pdf)


Mengapa menggunakan unsur yang berbeda?

Tujuan penggunaan unsur yang berbeda dalam suatu coating adalah untuk meningkatkan ketahanan karatnya tanpa perlu menambahkan ketebalan yang berlebih.  Misalnya jika ingin menambahkan ketahanan karat Galvanize hingga 6x-nya, maka kita cukup menggantikan coatingnya dengan jenis Galvalume, karena dengan ketebalannya yang sama, galvalume dapat lebih tahan hingga 6x dibandingkan galvanize.  Daripada meningkatkan ketebalan galvanize 6x lebih tebal dan lebih berat, lebih baik mengganti dengan paduan unsur lain. 

Demikian halnya dengan ZAM dengan ketebalan yang sama, maka kekuatannya bisa mencapaik 10x hingga 20x dibandingkan galvanize.

Tahan Karat atau Anti Karat?

Secara awam sering banyak yang memahami bahwa coating baja ringan adalah material yang anti karat, atau tidak dapat berkarat sama sekali.  Seperti halnya bahan metalik lain material baja dan coatingnya akan mengalami korosi.  Jadi material ini tidak anti karat.  Namun demikian yang dimaksud dengan material tahan karat adalah material ini akan terkorosi dalam jangka waktu yang cukup panjang untuk menghabiskannya, dengan asumsi durasi korosi yang dialaminya adalah akibat karat atmosfir.

Tugas utama dari material coating adalah untuk mengorbankan diri supaya baja yang bertugas menahan struktur tidak berkarat/terkorosi sehingga ketebalan baja tidak berkurang, dan yang akan terkorosi adalah bahan coatingnya yang lebih elektronegatif daripada baja.

Terdapat juga baja anti karat atau biasa disebut juga Stainless Steel tetapi jarang digunakan di Indonesia.

Cara Kerja Coating
Prinsip kerja coating ada dua:
1. Sebagai penghalang / barrier
Dengan adanya coating di bagian luar, maka coating berfungsi sebagai 'pagar' terhadap serangan luar yang akan menyebabkan baja berkarat

2. Namun demikian, pada aplikasinya, coating ini akan jebol 'pagar'nya atau  pertahanannya akibat proses pada baja seperti pemotongan, goresan, atau pelubangan. Di sinilah peran bahan metalik yang lebih elektronegatif untuk mengorbankan diri terkorosi sehingga bajanya tidak berkarat.
Gambar baja yang terekspose

Apakah Coating Sangat Sakti?
Coating bukanlah barang sakti yang bisa menahan semua serangan karat, coating sanga bergantung dari kondisi tingkat keasaman lingkungannya.
- Untuk lingkungan Basa: 
Coating galvalume yang mempunyai unsur alumuniumnya tinggi akan mempunyai laju korosi yang lebih tinggi dibandingkan galvanize dan ZAM.  Untuk itulah mengapa produk baja ringan yang berhubungan dengan semen/beton menggunakan bahan dasar Galvanize atau ZAM. Misalnya untuk Steel Deck.
- Untuk lingkungan Asam
Semua coating akan mempunyai laju korosi yang sama.


Kelektronegatifan Material Coating
Seperti disampaikan di atas, material yang lebih elektronegatif akan melindungi baja. Tabel di bawah ini adalah urutan keelektronegatifan unsur, dapat dilihat dalam tabel ini bahwa seng/zinc (Zn), Alumunium (Al), dan Magnesium (Mg) lebih elektronegatif dibandingkan dengan baja (unsur dasar besi atau Fe) sehingga akan lebih mudah teroksidasi. 

19 K potassium 0.82
56 Ba barium 0.89
11 Na sodium 0.93
12 Mg magnesium 1.31
22 Ti titanium 1.54
25 Mn manganese 1.55
4 Be beryllium 1.57
13 Al aluminium 1.61
23 V vanadium 1.63
30 Zn zinc 1.65
48 Cd cadmium 1.69
26 Fe iron 1.83
27 Co cobalt 1.88
14 Si silicon 1.9
29 Cu copper 1.9
28 Ni nickel 1.91
47 Ag silver 1.93
50 Sn tin 1.96
51 Sb antimony 2.05
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar